facebook

facebook

Mari beri sokongan

22.2.15

Apa itu CHI…?


 Dalam pengubatan cina, akupunktur, repleksi kita sering mendengar tentang Chi (Qi). Chi dalam bahasa Tionghoa adalah aliran energi. Aliran chi atau aliran energi dalah tenaga dari alam dan tubuh kita yang menyatu.

Energi Chi mengalir di dalam tubuh dengan cara yang sama seperti darah. Disepanjang pusat tubuh terdapat tujuh pemusatan energi yang disebut chakra yang mirip dengan organ besar tempat darah berkumpul. Energi yang menyebar dari chakra ada 14 jalur energi chi yang disebut meridian. Ke-14 jalur energi itu mengalir melalui tangan, lengan, torso dan kepala. Seperti aliran darah dan kapiler, mereka membawa energi chi ke saluran-saluran yang lebih kecil sampai setiap sel terisi dengan darah dan energi chi.



Energi Chi berfungsi untuk :
1. Mengaktifkan, menggerakkan, untuk tumbuh kembang dan aktifitas jaringan organ, meridian, sirkulasi cairan darah dan hasil dari metabolisme.
2. Melindungi dan memperkuat sistem imunisasi tubuh, sehingga tubuh menjadi tahan terhadap serangan penyebab penyakit luar dan penyakit dari dalam dan mengusir penyakit tersebut.
3. Menghangatkan dan mengatur panas tubuh
4. Mengontrol dan mengendalikan darah, urin, air liur, enzim dan hasil pembuangan sehingga mereka berjalan pada tempatnya dalam jumlah tertentu yang seimbang.

Aliran Chi juga dapat membangkitkan tenaga dalam, yang bertujuan antara lain sbb :

1. Untuk kesehatan mental dan fisik.
2. Untuk bela diri
3. Tenaga fisik menjadi jauh lebih kuat apabila tenaga dalam sudah mencapai tingkat tertentu. Apabila dengan tenaga fisik biasa seseorang hanya mampu mengangkat beban 50kg, dengan dibantu penyaluran tenaga dalam maka orang tersebut dapat mengankat beban yang lebih berat dari itu.
4. Untuk mempertajam panca indera. Kelima panca indera mulai dari penglihatan, pendengaran, penciuman, indera peraba dan perasa menjadi lebih peka pada lingkungan tertentu.
5. Untuk membangkitkan indera keenam.Indera keenam atau Extra Sensory Perception ( ESP ) bila sudah bangkit maka firasat seseorang akan menjadi tajam dan bisa mengetahui adanya bahaya sebelum terjadi.
6. Untuk  pertunjukan atau atraksi menghancurkan benda-benda keras. Target kesanggupan memecahkan benda keras tersebut tergantung dari tingkat tenaga dalam yang dikuasai. Makin tinggi tenaga dalam yang dikuasai seseorang, makin besar daya hancur sasarannya.
7. Untuk meringankan tubuh
8. Untuk memperkuat memori otak
9. Untuk perawatan dan penyembuhan penyakit yang tidak dirawat oleh ilmu kedokteran modern
10. Untuk mendeteksi penyakit jarak dekat dan jarak tak terbatas, bisa untuk membantu kalangan medis yang tidak dapat menemukan penyakit seseorang. Dengan menggunakan pendeteksian tenaga dalam tanpa disentuh, dapat menemukan kelainan fungsi bagian tubuh untuk pemeriksaan ulang dilaboratorium.

Lukman Hakim Setiawan, seorang guru kungfu dan praktisi pengobatan tradisional cina dalam bukunya yang berjudul “Keajaiban Sholat Menurut Ilmu Kesehatan Cina” menjelaskan bagaimana aliran energi chi ( energi dasar ) ketika sholat, serta bagaimana pengaruh waktu-waktu sholat fardhu terhadap sirkulasi energi Chi.



Menurut para tabib cina, seluruh organ internal manusia terkait dan terhubung dengan chi ( energi ). dan mekanisme serta fungsi semua organ internal itu saling mempengaruhi satu sama lain. Oleh karena itu, jika sirkulasi chi di dalam tubuh tidak lancar maka akan terjadi kemerosotan kondisi fisik atau salah satu bagian tubuh tidak berfungsi (malfungsi)

Tubuh manusia terdiri dari rangkaian tulang, daging, otot-otot, serabut-serabut, organ-organ dan kulit yang menjaga bentuk. Kulit merupakan bagian yang bersinggungan dengan dunia luar sehingga sangat rentan terhadap luka yang diakibatkan oleh berbagai sebab.

Praktek Wudhu sangat erat kaitannya dengan kulit, menurut ilmu kesehatan cina praktek wudhu dapat mengalirkan energi ke kulit untuk memperlancar peredaran darah dan menjaga kepekaan saraf kulit. Selain itu, air yang meresap melalui pori-pori kulit akan membantu membersihkan bagian-bagian kulit dari kotoran. Wudhu juga meresapkan molekul-molekul air yang bersinggungan langsung dengan organ-organ internal tubuh manusia, sehingga menyebabkan badan segar kembali.

Yang lebih mengagumkan lagi adalah secara tidak sadar pada saat berwudhu kita telah merangsang simpul-simpul saraf yang berhubungan dengan bagian internal tubuh pada saat penggosokan dan penekanan pada lapisan kulit sehingga memperlancar aliran chi dalam tubuh kita yang akan berdampak pada kesehatan seseorang.

Posisi berdiri tegak dalam sholat berkorelasi dengan kesehatan, terutama hubungannya dengan ruas-ruas tulang belakang. Pada posisi ini ruas-ruas tulang belakang mengalami penyempurnaan letak sehingga memungkinkan aliran sistem dan pola syaraf yangkembali lancar. Secara teori tulang belakang merupakan pusat syaraf dengan syaraf-syaraf yang menyebar di seluruh bagian tubuh sampai ke otak, anggota badan dan organ-organ  internal. Melalui tulang belakang inilah otak mengontrol tubuh.

Waktu Sholat fardhu ditentukan berdasarkan perubahan posisi matahari terhadap bumi, perubahan ini tentu juga membawa pada perubahan suhu, gelombang elektromagnetik dan lain-lain. Semua perubahan yang terjadi di alam besar ini tentunya berdampak terhadap alam kecil ( tubuh )

Sesuai dengan sirkulasi chi, waktu sholat fardhu adalah waktu yang tepat untuk melakukan terapi organ tubuh :

1. Subuh, yaitu waktu terbit fajar hingga terbit matahari adalah waktu yang tepat untuk terapi paru-paru dan pernafasan. karena pada waktu tersebut udara masih segar dan memberi kesempatan paru-paru membersihkan diri dari sisa-sisa oksigen yang kita hirup pada malam hari.

2. Zuhur, merupakan waktu yang tepat untuk terapi jantung dan usus kecil. Tengah hari merupakan puncak panasnya sistem organ internal manusia. Menurut Ilmu Kesehatan Cina, jantung dan usus kecil merupakan organ yang berpasangan. Kedua organ ini memiliki sifat panas, mengendalikan pembuluh-pembuluh darah.

3. Ashar, adalah waktu yang tepat untuk terapi kandung kemih, karena pada saat tersebut merupakan waktu mulai terjadinya kesesuaian secara perlahan antara hawa tubuh manusia dan hawa sekitarnya.

4. Magrib, waktunya terapi ginjal. Ginjal merupakan reservoir/penampung sifat dingin (Yin) dan sifat panas (Yang) dasar tubuh, ketidakberesan apapun dalam hawa tubuh yang cukup kronis tentu akan melibatkan ginjal dan akhirnya dapat menyebabkan gangguan pada organ-organ lainnya.

5. Isya, waktu yang tepat untuk terapi perikardium dan triple burner (San Jiao)

Dari penjelasan mengenai energi chi, dapat disimpulkan bahwa energi chi memberikan manfaat bagi kehidupan dan kesehatan manusia dan bagu umat muslim dapat dihubungkan dengan pelaksanaan Sholat Lima Waktu yang merupakan petunjuk paling berharga dari Allah SWT.

kredit to Riana Saraswati

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...