facebook

facebook

Mari beri sokongan

4.9.13

Wasiat Rasulullah Kepada Wanita - Bah. 2



 sambungan dari Wasiat Rasulullah Kepada Wanita sebelum ini...

Ibnu Umar berkata bahwa telah datang seorang wanita kepada Rasulullah saw lalu bertanya,"Apakah hak suami atas isteri?" Jawab baginda,"Tunaikanlah hajatnya sekalipun engkau berada di alas belakang unta. Jangan berpuasa sunat melainkan seijin suami, kalau engkau berpuasa juga maka pahalanya untuk suami dan dosa untuk isteri. Jangan keluar melainkan dengan ijinnya, jika keluar juga akan dilaknat oleh malaikat Rahmat dan malaikat azab sehinggalah ia kembali ke rumahnya."

Sabda Rasulullah SAW yang bermaksud:

"Tidak boleh seorang isteri mengerjakan puasa sunat kalau suaminya ada di rumah serta dengan tidak seijinnya dan tidak boleh memasukkan seorang laki-laki ke rumahnya dengan tidak seijin suaminya." (Riwayat Bukhari dan Muslim)

Sabda Rasulullah SAW bermaksud:

"Tidaklah putus balasan dari Allah kepada seorang isteri yang siang dan malamnya menggembirakan suaminya."

Dari Muaz bin Jabal, bersabda Rasulullah: "Siapa saja wanita yang berdiri diatas kedua kakinya membakar roti untuk suaminya, hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api, maka diharamkan muka dan tangannya dan api Neraka."

Dan siapa saja wanita yang menunggu suaminya hingga pulang lalu disapukan mukanya, dihamparkan tempat duduknya atau menyediakan makan minumnya atau merenung ia pada suaminya atau memegang tangannya, membaikkan hidangan padanya, memelihara anaknya atau memanfaatkan hartanya pada suaminya karena mencari keredhaan Allah, maka disunatkan baginya akan tiap-tiap kalimah ucapannya tiap-tiap langkahnya dan setiap renungannya pada suaminya seperti memerdekakan seorang hamba. Pada hari Kiamat nanti, Allah karuniakan nur hingga tercengang wanita mukmin semuanya atas karuniaan karamah itu. Tidak ada seorang pun yang sampai ke martabat itu melainkan nabi-nabi.



Thabit Al Bananiy berkata: "Seorang wanita dari Bani Israil yang buta sebelah matanya, sangat baik khidmatnya kepada suaminya. Apabila dia menghidangkan makanan di hadapan suaminya, dipegang pelita sampai suaminya selesai makan. Pada suatu malam, pelitanya kehabisan sumbu, maka diambil rambutnya dijadikan sumbu pelita. Pada esok harinya matanya yang buta telah sembuh Allah karuniakan karamah (kemuliaan) pada perempuan itu karena memuliakan dan menghormati suaminya."

Dan lbnu Mas'ud bersabda Rasulullah SAW: 'Tiap-tiap wanita yang menolong suaminya dalam urusan agama, maka Allah memasukkannya ke dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (sepuluh ribu tahun) karena dia memuliakan suaminya di dunia maka mendapat pakaian dan bau-bauan syurga untuk turun ke mahligai suaminya dan menghadapnya."

Nabi SAW bersabda:

"Siapa saja wanita yang berkata kepada suaminya: Tidak pemah aku dapat dari engkau satu kebaikanpun. Maka Allah akan hapuskan amalannya selama 70 tahun walaupun ia berpuasa siang hari dan beribadah pada malam hari."

Sabda junjungan Rasulullah SAW:

"Sebaik-baik wanita ialah wanita (isteri) yang apabila engkau memandang kepadanya ia menyenangkan engkau, jika engkau memerintah diturutinya perintah engkau (taat) dan jika engkau berpergian dijaga harta engkau dan dirinya."

Sabda Rasulullah SAW bermaksud:

"Perempuan tidak berhak keluar dari rumahnya kecuali jika terpaksa (karena suatu urusan yang mustahak) dan dia juga tidak berhak melalui jalan lalu-lalang melainkan di tepi-tepinya."

Syeikh Abdullah berkata:

"Durhaka seorang perempuan yang keluar dan rumahnya kepada majlis zikir atau majlis ilmu yang bukan fardhu ain. Wajiblah atasnya keluar supaya belajar dia akan segala fardhu ain itu dan haram atas suaminya mencegah isteri jika dia (suami) tidak mampu mengajarnya. Jika dia ada ilmu niscaya wajiblah atasnya mengajar akan isterinya itu maka ketika itu haramlah perempuan itu keluar dari rumahnya lagi durhaka dia."

Sabda Rasulullah SAW:

"Apabila seorang laki-laki memanggil isterinya ke tempat tidur tetapi ditolaknya, hingga marahlah suaminya, maka tidurlah wanita itu dalam laknat malaikat sampai pagi. "

Abu Bakar As Siddiq mengatakan. aku mendengar Rasulullah SAW bersabda:

"Wanita-wanita yang menggunakan lidahnya untuk menyakiti hati suaminya, ia akan mendapat laknat dan kemurkaan Allah, laknat malaikat juga laknat manusia semuanya "

Ibnu Umar r.a. berkata, telah bersabda Rasulullah SAW: "Kamu sekalian adalah pemimpin dan kamu masing-masing akan ditanya dan suami pemimpin kepada keluarganya dan isteri pemimpin rumah tangga suaminya dan anak-anaknya. Kamu sekalian pemimpin dan akan bertanggungjawab atas pimpinanmu. "
(Riwayat Bukhari dan Muslim)


Tersebut dalam kitab Muhimmah karangan Syeikh Abdullah bin Abdul Rahim Pattani:

"Hendaklah isteri mendahulukan suaminya atas hak dirinya dan seluruh kaum kerabatnya."

Sabda Rasulullah SAW bermaksud:

"Wanita yang tinggal di rumah bersama anak-anaknya, akan tinggal bersama-samaku di dalam surga."

Rasulullah SAW bersabda:

"Surga itu terletak di bawah telapak kaki ibu." (Riwayat Ahmad)

Rasulullah SAW bersabda:

"Wanita yang meminta suaminya menceraikannya dengan tidak ada sebab yang dibenarkan oleh syariat, haramlah baginya bau surga." (Riwayat Abu Daud dan Tarmizi)

Rasulullah SAW bersabda:

"Wanita yang meninggal dunia dalarn keadaan suaminya redha (tidak marah) padanya, niscaya ia masuk surga." (Riwayat Tarmizi)

Sabda Rasulullah SAW bermaksud:

"Apabila seorang wanita mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya, Allah mencatatkan baginya setiap hari seribu kebaikan dan menghapuskan baginya seribu kejahatan."

Sabda Rasulullah SAW bermaksud:

"Apabila seorang wanita mulai sakit hendak bersalin maka Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah (perang sabil)".

Nabi SAW bersabda:

"Apabila seorang wanita melahirkan anak, keluarlah dia dari dosa-dosanya seperti keadaan ibunya melahirkannya."

Rasulullah SAW bersabda:

"Perintahkanlah anak-anakmu semua yang berumur tujuh tahun untuk mengerjakan sholat. Apabila mereka telah berumur sepuluh tahun tetapi belum mengerjakan sholat hendaklah dipukul (tetapi jangan sampai luka) dan pisahkanlah tempat tidurnya."
(Riwayat Abu Daud)

Sabda Rasulullah SAW:

"Ya Fatimah, barang siapa wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong kumis dan mengerat kukunya, memberi minum Allah akan dia dari sungai-sungai serta diringankan Allah baginya sakaratul maut dan akan didapatinya kuburnya menjadi sebuah taman daripada taman-taman surga, dan dicatatkan Allah baginya kebebasan dari api Neraka dan selamatlah ia melintas titian Sirat"

# Kata Hukama, "Tuhan bermaksud Kuasa, antara diri dengan kuasa melibatkan kepimpinan, kepimpinan disabitkan dengan ketaatan, fikir akan ketaatan pada kepimpinan yang tidak condong pada kekafiran agar keturunan dapat pengabdian." 

-/Wasiat Rasulullah kepada Wanita Bah 1


# lagi kisah hadis tentang isteri

5 comments:

Normi Nieza said...

good sharing..

Harith Iskandar said...

mudah sungguh wanita masuk syurga & neraka kan? cerita utk lelaki pulak...ader ker?nk tau jgak ni :)

Zai Zaiman said...

hehehehe... itu lah wanita, begitu mudah Allah nak pandang dorang tp silap langkah dorang kecundang....

ermmm... tetapi lelaki pulak allah kurniakan kekuatan tetapi amat mudah kite lelaki ni tak menghargainya... Ingatlah , Lelaki besar tanggungjawabnya tak ada sifat KeTaatan, Kejujuran, Kesyukuran dan KeSabaran maka akan jauh lah kita kpd Tuhan yg menciptakan kita....

InsyaAllah, byk sudah hal lelaki yg sy dah selitkan, cuma kita tidak mahu ambil fikir saja....

walaupun artikel ni nampak mcm utk wanita tetapi pernahkah kita fikir mcmane kite nak bimbing dorang dan ke manakah kite nak bawe mereka agar Beriman dgn Allah swt?

Cik Yaya said...

salam...

memang wanita paling ramai dalam Neraka..tapi juga pling mudah untuk masuk ke syurga..lebih2 lagi yg dah berkahwin..hnye perlu taat dan setia dgn suami selain taat perinth Allah, itu dah cukup utk jaminan syurga..Wallahua'alam...

nice sharing =)

Cik Itah@RRP said...

nice sharing :)

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...